___Di belakang keberhasilan anak, ada
seorang ibu. Di belakang keberhasilan suami, ada seorang istri___
Banggalah menjadi perempuan!
Betapa luhurnya perempuan. Dari rahim perempuan, bangsa lahir. Dari pengabdian perempuan, keluarga tumbuh. Dari perjuangan perempuan, ada generasi. Untuk menjadikan semua peran yang akan disumbangsihkan bernilai unggul, perempuan perlu sehat, cerdas dan perkasa.
Mesin tubuh perempuan.
Meskipun diciptakan dari rusuk adam, dibanding
laki-laki, tubuh perempuan menyimpan kelebihan. Umur rata-rata perempuan lima
tahun lebih panjang ketimbang umur laki-laki. Kerja otak perempuan pun lebih efisien
dan holistik dibanding yang terjadi pada otak laki-laki.
Perempuan mempunyai kemampuan lebih untuk mengenal
perasaan, dan merasakan adanya perbedaan antara apa yang orang katakan, dengan
apa yang sesungguhnya orang maksudkan. Suami yang bijak perlu meminta pendapat
istri tentang segala sesuatu yang tak tertangkap oleh rasio. Di luar organ reproduksi, semua organ yang tubuh lelaki miliki, perempuan juga punya. Lelaki
dan perempuan juga sama-sama punya sel benih. Namun, lelaki tak punya
pengalaman mengandung dan melahirkan. Lelaki juga tak pernah merasakan mengalirnya
rasa kasih kepada anak seindah saat-saat memberi air susu ibu. Dari rahim
perempuan laki-laki dilahirkan, kenangan kepada seorang perempuan yang tak bisa
laki-laki lupakan. Karena hanya ada seorang ibu.
Hormon Seks
Benih XX-kromosom akan menjadi sosok anak
perempuan. Sedangkan benih XY-kromosomakan tumbuh menjadi struktur anak
laki-laki. Itu terkait dengan cetak biru dalam hasil pembuahan. Program
pembentukan organ reproduksi dalam cetak biru buah kehamilan anak laki-laki
berbeda program untuk anak perempuan.
Baik dalam buah anak perempuan maupun dalam buah
anak laki-laki masing-masing memiliki program prototipe pembentukan sosok
tubuhnya. Penyimpangan terhadap cetak biru kromosom seks, melahirkan anak
dengan berkelainan (deviasi).
Setelah anak dilahirkan, sesuai dengan program
seks kromosomnya, terbentuk perangkat sistem hormon seks yang tak sama antara
anak laki-laki dengan anak perempuan. Tubuh anak perempuan didominasi oleh
hormon estrogen. Sebaliknya, anak laki-laki didominasi oleh hormon
testosteron.
Lebih kecil kemungkinan membuahkan anak laki-laki
dibanding menghasilkan pembuahan anak perempuan, mengapa?
Oleh karena spermatozoa Y-kromosom yang
akan membuahkan anak laki-laki lebih ringkih dibandingkan dengan spermatozoa
X-kromosom yang jika membuahi sel telur akan menghasilkan anak perempuan.
Selain kurang gesit berenang menembus lendir
vagina dan leher rahim, spermatozoa laki-laki mudah gugur sebelum
mencapai sel telur. Suasana lendir vagina yang masam, atau suasana leher rahim
yang juga kurang basa (alkaline), yang akan mengugurkan spermatozoa laki-laki.
Maka, untuk memberi peluang lebih besar kepada spermatozoa
laki-laki agar tidak gugur di tengah perjalanannya menuju saluran telur,
suasana vagina maupaun leher rahim tidak boleh terlalu masam.
Pada istri yang mengidap keputihan sebab penyakit
(leuchorhoe), suasana vagina cenderung masam. Pada suasana masam begitu, spermatozoa
laki-laki banyak yang gugur, sehingga kemungkinan menghasilkan pembuahan
anak laki-laki menjadi lebih kecil.
Untuk memperbesar kemungkinan mendapatkan anak
laki-laki, suasana masam vagina harus dikoreksi. Caranya dengan menyembuhkan
penyakit keputihannya. Selain itu, suasana vagina normalnya tidak terlampau
masam selama hari subur (ovulasi) atau 14 hari sebelum haid yang akan datang.
Maka, senggama yang dilakukan pada hari subur (saat jam ovulasi), lebih besar
kemungkinan membuahkan anak laki-laki.
Istri yang lebih menyukai sayur-mayur, suasana
vaginanya cenderung lebih masam dibanding yang menyukai daging-dagingan. Maka,
jauh hari sebelum merencanakan kehamilan anak laki-laki, upayakan mengurangi
konsumsi sayur-mayur, dan memprebanyak menu daging-dagingan. Upaya sebaliknya
yang harus dipilih melakukannya kalau menginginkan kehamilan anak perempuan.

Saya suka daging ketimbang sayur .. Tp belum punya suami . . hehe . . semangat . .
ReplyDelete